Langsung ke konten utama

Pendidikan Karakter





1.      Identitas Buku

Judul Buku                  : Pendidikan Karakter
Nama Pengarang         : Ratna Megawangi
Nama Penerbit            : Indonesia Heritage Foundation
Tempat Terbit              : Jl Raya Jakarta – Bogor Km 31, No.46 Cisalak – Cimanggis 16951
Tahun Terbit                 : Cetakan pertama, Juli 2004 Cetakan kedua (revisi), Mei 2007 Cetakan ketiga, Oktober 2009
Tebal Buku                  : 188 halaman


2.      Tujuan Pengarang Buku

Memberikan solusi dalam menjawab permasalahan negara Indonesia, dan menjelaskan mengenai metode pendidikan karakter yang efektif untuk anak yang telah diterapkan di beberapa lembaga pendidikan.

3.      Pokok – Pokok/Ringkasan Isi Buku

Sebuah peradaban akan menurun apabila terjadi kerusakan moral. Masyarakat Indonesia saat ini sedang menghadapi krisis multidimensi yang berkepanjangan. Krisis multidimensi ini ditimbulkan karena menurunnya kualitas moral bangsa yang dicirikan oleh membudayanya praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme), konflik (antar etnis, agama, politisi, remaja, antar RW, dll), meningkatnya kriminalitas, menurunnya etos kerja, dan banyak lagi. Indonesia termasuk ke dalam 10 besar negara yang paling korup di dunia, dan kesepuluh negara tersebut adalah negara yang miskin dengan segudang permasalahan social lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia di mata dunia internasional dianggap negara yang rendah kredibilitasnya. Tentunya presepsi tersebut sangat tidak menguntungkan bagi Indonesia, karena akan mempengaruhi daya Tarik Indonesia untuk iklim investasi. Rendahnya kredibilitas Indonesia di mata dunia internasional adalah cerminan dari perilaku individu – individu yang tidak berkarakter, sehingga berdampak negatif terhadap pengelolaan negara, sistem hukum yang akhirnya akan menurunkan daya saing Indonesia, dan seterusnya membuat Indonesia terpuruk secara sosial, ekonomi, dan budaya.
Seorang profesor pendidikan dari Cortland University, Thomas Lickona mengungkapkan bahwa ada sepuluh tanda – tanda jaman yang harus diwaspadai karena menandakan sebuah bangsa sedang menuju jurang kehancuran. Tanda – tanda yang dimaksud adalah meningkatnya kekerasan di kalangan remaja, penggunaan bahasa dan kata – kata yang memburuk, pengaruh peer group yang kuat dalam tindak kekerasan, meningkatnya perilaku merusak diri, semakin kaburnya moral baik dan buruk, menurunnya etos kerja, semakin rendahnya rasa hormat kepada orang tua dan guru, rendahnya rasa tanggung jawab individu dan warga negara, membudayanya ketidakjujuran dan adanya rasa saling curiga dan kebencian di antara sesama.
Karakter yang berkualitas perlu dibentuk dan dibina sejak dini. Ada beberapa pihak yang sangat mempengaruhi terbentuknya karakter anak, seperti keluarga, lingkungan masyarakat, teman sepergaulan, lingkungan sekolah, dll. Banyak pakar yang mengatakan bahwa kegagalan penanaman karakter pada seseorang sejak usia dini akan membentuk pribadi yang bermasalah di masa dewasanya kelak. Memiliki akhlak yang mulia tidak secara otomatis begitu manusia dilahirkan, namun memerlukan proses panjang melalui pengasuhan dan pendidikan.

4.      Keunggulan Buku

Memberikan pemahaman yang luas betapa pentingnya pendidikan karakter yang ditanamkan dalam diri seseorang, selain itu pembahasan yang diberikan sangat detail disertai dengan hasil penelitian dan teori – teori yang dikemukakan oleh beberapa tokoh dunia.

5.      Kelemahan Buku

Terdapat beberapa kesalahan dalam penulisan kata – kata, penulis menggunakan bahasa yang agak sulit untuk dimengerti, dan terdapat pembahasan yang diulang kembali.

6.      Saran pada Penyaji Buku

Buku ini sangat bagus dibaca oleh semua kalangan, karena dapat membantu pembaca untuk menjadi manusia yang memiliki kualitas moral yang tinggi bagi diri sendiri maupun anak didiknya. Sebaiknya penulis menggunakan Bahasa yang mudah dimengerti oleh semua kalangan dan memperbaiki penulisan kata – katanya agar lebih mudah dipahami.



Komentar